Taman Showa Kinen, Tachikawa (1) – musim semi dan musim panas 2014

This post is about Japan

Masih dalam rangka memperkenalkan tempat-tempat wisata di sekitar Tokyo, kali ini saya akan memperkenalkan Showa Kinen Kouen, alias Taman Showa Kinen. Letaknya di Tachikawa, salah satu daerah suburban Tokyo. Stasiun Tachikawa adalah sebuah stasiun yang cukup besar, tempat pertemuan 3 jalur kereta JR: Chuo Line, Ome Line, dan Nambu Line. Selain itu, terdapat dua stasiun Tama Monorail yang mengapit stasiun JR: Kita-Tachikawa di sebelah utara dan Minami-Tachikawa di sebelah selatan.

Sebagai daerah penyangga Tokyo, Tachikawa memiliki fasilitas yang lengkap, termasuk beraneka pusat perbelanjaan, yang mencakup juga salah satu cabang IKEA. Berbagai toko dan restoran bisa ditemukan di sekitar stasiun, dan berjalan-jalan di situ bisa menjadi kegiatan yang cukup menyenangkan, apalagi Tachikawa belum seramai daerah-daerah dalam Tokyo seperti Shibuya atau Shinjuku. Oleh karena letaknya masih terhitung cukup jauh di luar kota (meskipun dengan kereta sebenarnya tidak sampai sejam dari Shinjuku, waktu yang terhitung singkat bagi komuter Jabodetabek!), udara di Tachikawa masih bersih dan segar. Pegunungan pun mudah terlihat, langit juga terasa luas.

showakinen-spring-02

More

Salam Tahun Baru dari Kaisar Jepang 2015

This post is about Japan

Selamat Tahun Baru 2015!

Bagaimana Anda merayakan malam pergantian tahun?  Saya pergi menonton sebuah konser hitungan-mundur alias countdown live.  Tapi sekarang saya bukan hendak bercerita soal itu, melainkan tentang acara yang berlangsung pada tanggal 2 Januari di Istana Kekaisaran: Kaisar beserta keluarga kekaisaran memunculkan diri untuk menyapa rakyat dan memberikan ucapan selamat tahun baru. Saya dan seorang teman pun dengan semangat bergelora (gara-gara penasaran) pagi-pagi sudah berangkat ke Istana, bergabung dengan beribu-ribu orang lainnya yang juga ingin melihat Kaisar. Bila menggunakan kereta JR, kita bisa turun di Stasiun Tokyo. Beberapa stasiun kereta bawah tanah pun ada di dekat Istana, misalnya stasiun Nijubashi-mae di jalur Chiyoda.

kaisar01

Kita hanya bisa masuk melalui gerbang utama di Nijubashi, dengan waktu terbatas yaitu antara pukul 9.30 pagi sampai 14.10 siang. Keluarga kekaisaran sendiri hanya akan muncul 5 kali, dimulai dari paling pagi pukul 10.10 dan paling akhir pukul 14.20. Kami tiba di depan Istana sekitar pukul 9 pagi, dan sudah banyak orang datang berbondong-bondong.

More

Kamakura April 2014

This post is about Japan

Sebelumnya, saya pernah menulis tentang Kamakura, setelah saya berkunjung untuk pertama kalinya ke kota tersebut bersama sejumlah teman pada tahun 2011. Pada musim semi tahun ini, saya kembali mendatangi kota tersebut, lagi-lagi bersama teman-teman. Kali ini kami sempat merasakan bermain-main di pantai Yuigahama, termasuk menulis-nulis dengan norak di pasir. Sayang hujan musim semi membuat kami tidak bisa berlama-lama menikmati pantai. Kami pun menghabiskan sore di dalam sebuah kafe bergaya Hawaii yang terletak dekat sekali dengan stasiun Hase, menyeruput kopi yang nikmat.

Berikut ini adalah sejumlah foto yang saya ambil di bulan April 2014, ketika sisa-sisa sakura yang mekar masih bergantung di pepohonan.

kamakura2014-01 More

Nikko, Juni 2014

This post is about Japan

Wisatawan yang baru pertama kali datang ke Jepang dan hanya bisa mengunjungi Tokyo, biasanya lebih memilih untuk menghabiskan waktu di dalam kota. Betul, Tokyo memang punya banyak tempat menarik, tapi sebenarnya banyak lho tempat wisata yang terjangkau dalam half-day atau one-day trip dari Tokyo. Misalnya, saya sebelumnya pernah bahas Enoshima, Kawaguchiko, atau bahkan Ome. Saya sendiri sangat menyarankan untuk bertandang ke tempat-tempat ini, karena kalau bagi saya pribadi, ‘Jepang’ belum benar-benar terasa bila kita hanya berputar-putar di dalam Tokyo. Nah, sekarang saya akan bahas satu lagi tempat semacam itu: Nikko.

nikko-17

Untuk menuju Nikko, ada dua jalur kereta yang bisa Anda gunakan, yaitu kereta milik JR dan Tobu. Masing-masing perusahaan itu punya stasiun sendiri di Nikko (yang dimiliki Tobu dikenal sebagai Tobu-Nikko), sementara yang milik JR dikenal sebagai JR Nikko atau Nikko saja. Kedua stasiun itu terletak nyaris bersebelahan, jadi tidak begitu masalah sih mana yang Anda pilih. Tergantung hitung-hitungan biaya (mungkin Anda membawa JR Pass?) dan kemudahan bolak-balik ke tempat menginap saja. Sewaktu berangkat, saya mencoba naik kereta JR sampai Utsunomiya, lalu disambung dengan Nikko Line.

Stasiun JR Nikko

Stasiun JR Nikko

More

Enoshima (2) Mei 2014

This post is about Japan

Saya lanjutkan yah ceritanya mengenai Enoshima…

Dengan tiket terusan, saya pun memasuki Samuel Cocking Garden, peninggalan seorang Irlandia bernama Samuel Cocking yang datang ke Jepang di abad ke-19. Ia menikahi seorang perempuan Jepang dan berbisnis di negara tersebut sampai akhirnya ia bisa membeli tanah di Enoshima, di mana ia lantas mendirikan vila dan membangun taman yang indah. Kini, yang tersisa dari rumah kacanya (yang hancur dihajar gempa besar tahun 1923) adalah pondasinya, seperti yang terlihat di foto bawah ini.

enoshima-16

Banyak sekali tanaman dan bebungaan indah yang menyemarakkan mata di dalam taman yang sebenarnya tidak terlalu besar ini. Kita juga bisa mengedarkan pandangan ke arah laut, sambil mencoba merayu kucing-kucing yang berkeliaran di taman tersebut. Kalau Anda memang doyan menggoda kucing, bolehlah Anda jajal kemampuan Anda di sini. Soalnya, beberapa kucing, meskipun sangat akrab dengan para pengurus taman, ogah diajak main oleh tamu!

enoshima-18

More

Enoshima (1) Mei 2014

This post is about Japan

Sebetulnya, setelah bertandang ke Kawaguchiko di bulan Desember dan sebelum mendatangi Enoshima, saya sempat mengunjungi sejumlah tempat lain di Jepang. Tapi mereka saya lompati dulu, deh. Rasanya saya lebih ingin membahas Enoshima terlebih dahulu.

Enoshima adalah nama sebuah pulau di lepas pantai prefektur Kanagawa. Selain Kamakura, Enoshima merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi dalam day trip dari Tokyo. Dan meskipun pulau ini kecil saja, jangan dianggap enteng, karena banyak sekali daya tarik yang disimpannya, baik yang bersifat budaya ataupun alami. Setengah hari saja tidak cukup untuk menjelajahi semua hal yang ditawarkan pulau ini. Hal ini saya buktikan sendiri, kok… Sampai sekarang saya masih ingin balik lagi ke Enoshima, karena masih ada beberapa sudutnya yang terpaksa saya lewatkan akibat terbatasnya waktu saya di sana hari itu.

Enoshima, dilihat dari jembatan penghubung dengan daratan utama.

Enoshima, dilihat dari jembatan penghubung dengan daratan utama.

More

Museum Fujiko F. Fujio, Kawasaki, musim dingin 2013

This post is about Japan

Siapa yang tidak kenal Doraemon? Rasa-rasanya bagi banyak sekali orang Indonesia yang terlahir pada dasawarsa 1980-an sampai sekarang, tokoh inilah yang mengisi masa kecil mereka. Pintu Ajaib dan berbagai peralatan lain menjadi impian kita ketika hidup di dunia nyata terasa susah betul dan tidak praktis. Tidak heran kalau banyak yang ingin mengunjungi ‘museum Doraemon’ bila bertandang ke Jepang. Nama resmi museum ini sebenarnya adalah Fujiko F. Fujio Museum, terletak di Kawasaki, tidak seberapa jauh dari Tokyo.

Museum ini buka pukul 10.00-18.00 setiap hari kecuali Selasa. Namun saat Golden Week dan libur musim panas, biarpun Selasa, museum ini tetap buka.  Oya, museum ini juga tidak buka saat liburan akhir tahun, jadi kalau berniat ke sini, hindari hari Selasa dan liburan akhir tahun, ya.

Catatan: tiket tidak dijual di museum. Anda harus membeli tiketnya terlebih dahulu melalui kombini Lawson. Di sini ada petunjuk cara membeli tiket dengan mesin Loppi di Lawson. (Sebenarnya petunjuknya untuk membeli tiket pertunjukan, tapi lumayanlah untuk memberi Anda gambaran mengenai penggunaan mesin tersebut.)

???????????????????????????????

More

Ome, Januari 2014

This post is about Japan

Hari itu saya libur, dan tidak ada kerjaan.  Tanggalnya adalah 13 Januari 2014, hari libur nasional di Jepang karena berkenaan dengan Seijin no Hi, Coming-of-Age Day, perayaan bagi orang-orang yang dianggap telah dewasa karena telah berulang tahun ke-20.  Iseng, saya pun naik kereta Chuo Line sampai ke Ome.  Tidak ada alasan khusus, saya hanya ingin mencari tahu seperti apa kota kecil yang terletak di ujung salah satu cabang Chuo Line itu.

IMG_1079

IMG_1049

Bangunan kuning gading di sebelah kanan adalah stasiun Ome. Bentuknya yang kuno dipertahankan.

More

Edo-Tokyo Open-air Architectural Museum

This post is about Japan

Halo semuanya.  Akhirnya setelah sekian lama, saya bisa mulai mengisi blog ini lagi.  Dan, seperti yang sebelumnya saya katakan, karena sekarang saya berdomisili di Jepang, maka isi blog saya mulai saat ini akan didominasi oleh tulisan mengenai Jepang.  Saya tidak hanya akan menulis mengenai tempat-tempat yang telah sangat populer di mata turis asing, melainkan juga yang masih jarang dikunjungi orang.  Contoh dari tempat yang terakhir itu adalah Edo-Tokyo Open-air Architectural Museum, yang akan saya bahas sekarang.

IMG_0086

Mausoleum Jisho-in (Otama-ya), dibangun oleh putri Chiyo untuk ibunya, Ofuri-no-kata, istri shogun ketiga, Iemitsu Tokugawa.

Mausoleum Jisho-in (Otama-ya), dibangun oleh putri Chiyo untuk ibunya, Ofuri-no-kata, istri shogun ketiga, Iemitsu Tokugawa.

More

Tokyo: Dari Meiji-Jingu ke Tokyo Tower

This post is about Japan

Perhatikan baik-baik foto di bawah ini.  Kira-kira dalam bayangan Anda, foto ini saya ambil di kawasan pedesaan, ataukah di perkotaan?

Meski barangkali hal pertama yang terlintas di benak saat melihat foto ini adalah pedesaan yang jauh dari kota, namun sebenarnya foto ini saya ambil di Tokyo.  Ya, di tengah megapolitan yang dihuni puluhan juta orang, masih bisa kita temui hutan lebat dan sungai bersih yang mengalir.  Walaupun sebenarnya foto ini adalah foto taman di kompleks kuil Asakusa.  Tapi nanti di bawah akan saya tunjukkan tempat yang masih pantas kita sebut ‘hutan di tengah Tokyo’ itu.

More

Previous Older Entries Next Newer Entries

Lompat hari

November 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Arsip Lompat-lompat