Kawaguchiko: Desember 2013 (1)

 

 

This post is about Japan

Gunung Fuji! Gunung yang satu ini memang sudah menjadi salah satu ikon Jepang. Banyak yang bilang, kalau ke Jepang belum lihat Gunung Fuji, tak lengkap rasanya. Kenapa Gunung Fuji sedemikian penting bagi masyarakat Jepang, sampai sejak dahulu kala sering dijadikan objek karya seni? Demikian pertanyaan yang diajukan seorang teman kepada dosen saya. Kami tadinya mengharapkan jawaban yang mistis atau semacamnya. Namun jawaban dosen saya sederhana saja: “Di Jepang banyak gunung, tapi biasanya menempel membentuk pegunungan. Sementara Gunung Fuji berdiri sendirian, sehingga bentuknya terlihat bagus dan jelas. Lalu dari  cerita-cerita orang Edo (Tokyo jaman dulu), kecantikan Gunung Fuji menyebar ke seluruh Jepang, membuat orang-orang juga ingin melihat Gunung Fuji.”

kawaguchiko-winter2013-05

Jawaban yang masuk akal sekali, ya? Dan memang, Gunung Fuji yang tegak sendirian memperlihatkan bentuk piramidanya itu cantik! Dari mana kita bisa mengamati keindahan gunung ini (bila niat kita bukanlah mendakinya)? Banyak. Saya pernah bahas bahwa Gunung Fuji bisa terlihat dari Hakone. Kalau kita naik shinkansen dari arah Jepang Barat (Kyoto, Osaka) atau Nagoya menuju Tokyo, kita juga bisa melihat Gunung Fuji. Kali ini saya akan bahas Kawaguchiko, sebuah kota kecil dan damai yang terletak tidak jauh dari Gunung Fuji. Bukan hanya Gunung Fuji, Danau Kawaguchi – salah satu dari apa yang disebut Lima Danau Fuji – juga menjadi daya tarik Kawaguchiko. Kota ini bisa menjadi base juga bagi Anda yang berniat mendaki Gunung Fuji.

Saya sudah dua kali mengunjungi kota ini, sekali di awal musim dingin dan sekali di awal musim semi. Pertama-tama saya akan beberkan dulu soal kunjungan saya saat musim dingin tahun lalu. Kebetulan moda transportasi yang saya gunakan dalam setiap kunjungan saya itu berbeda, sehingga pengalaman yang diperoleh juga berbeda. Dengan bis, perjalanan ke Kawaguchiko hanya memakan waktu sekitar 2 jam, jadi ini juga kesempatan bagus untuk trip singkat keluar Tokyo.

kawaguchiko-winter2013-04

Saya dan seorang teman berangkat ke Kawaguchiko menggunakan bis dari Shinjuku. Bis itu bisa dilihat jadwalnya sekaligus direservasi di sini. Pesannya tidak pakai bayar dulu, kok. Bayarnya tunai di kantor sekaligus ruang tunggu perusahaan bis yang terletak di Shinjuku. Di kantor itu ada mesin juga untuk mempermudah pembayaran. Hari itu saya sempat deg-degan karena sempat tersesat saat mencari kantor bis tersebut sementara jadwal keberangkatan bis sudah dekat sekali. (Yang namanya Shinjuku West Exit itu benar-benar membingungkan!) Untungnya, dengan membayar di mesin saya tidak perlu mengantri. Tiket pun langsung dikeluarkan oleh mesin. Tinggal tunggu bis datang, naik, dan kalau lelah atau mengantuk tinggal tidur sampai Kawaguchiko. Pemandangan di luar juga begitu-begitu saja, karena bis lewat jalan tol terus-menerus.

kawaguchiko-winter2013-01

Bis ini sebenarnya juga bisa mengantar kita ke taman bermain terkenal FujiQ Highland ataupun ke Fuji 5th Station, bagi yang ingin mendaki ke Gunung Fuji. Namun kami turun di stasiun kereta api Kawaguchiko yang juga merangkap terminal bis antarkota. Dari situ, kami berjalan kaki ke guest house pilihan kami, K’s House Mt. Fuji. Tidak jauh kok dari stasiun, hanya saja kalau baru pertama ke Kawaguchiko, jalannya memang mungkin membingungkan.

kawaguchiko-winter2013-02

Mungkin karena tidak berada di tengah kota yang tanahnya mahal, secara mencengangkan guest house ini besar-besar ruangannya. Kamar jenis dorm untuk berempat saja luas sekali! Dan yang jelas, bersih (termasuk kamar mandinya) dan kasur serta selimutnya empuk dan hangat. Saya dan teman yang sudah beberapa bulan tidur di kamar asrama yang sempit di Tokyo jadi kegirangan dan norak karenanya. Dapur dan ruang makannya juga sangat menyenangkan dan homey. Pokoknya, kami betah, deh.

Guest house ini juga menyewakan sepeda per jam. Pilihan ini sangat praktis bagi kami karena selain cukup murah, kami juga pelesir dan mampir di mana pun kami mau, tidak seperti bis yang hanya memiliki rute tertentu dan tidak membolehkan naik dan turun di sembarang tempat. Catatan lain, meskipun ada bis pariwisata yang bisa mengantar Anda berkeliling Kawaguchiko dan sekitarnya, jam operasi bis ini terbatas. Waktu itu di atas pukul 5 sore bisnya sudah tidak ada. Kami sempat berjalan kaki jauh sekali untuk kembali ke guest house karena bis tersebut sudah tidak beroperasi hari itu.

kawaguchiko-winter2013-06

Jadi, di Kawaguchiko menikmati apa?

Berjalan-jalan mengelilingi danau. Menyaksikan keindahan alam dan terpesona melihat sedemikian banyaknya bebek dan burung-burung lainnya.

kawaguchiko-winter2013-03

Terutama bebek.

kawaguchiko-winter2013-28

Suasana yang tenang, yang tidak bisa diperoleh di Tokyo. Sungguh, ketika akhirnya kembali ke Tokyo, kami berdua rasanya sepet sekali melihat sedemikian banyak orang di Shinjuku!

kawaguchiko-winter2013-07

Untuk yang suka museum, di sekitar Kawaguchiko juga banyak museum. Sayang kami hanya sempat mengunjungi beberapa di antaranya. Salah satunya adalah MUSE MUSEUM, museum yang secara permanen menampilkan boneka-boneka buatan tangan Atae Yuki. Sayang di dalam museum ini tidak boleh memotret. Namun boneka-boneka itu benar-benar cantik, meski terkadang agak menakutkan saking miripnya dengan manusia betulan.

kawaguchiko-winter2013-31

Dari panggung kayu di dekat museum tersebut, kita juga dapat menyaksikan pemandangan dahsyat Gunung Fuji. Oya, saat kami datang, meskipun sudah terhitung musim dingin, suasananya memang masih lebih mirip musim gugur. (Saya suka sekali pada warna-warna musim gugur!) Namun di puncak Fuji sudah terlihat salju yang membuatnya semakin cantik. Kalau Anda datang di musim panas dan sedang tidak ada salju, Gunung Fuji akan terlihat berbeda. Beginilah yang kami lihat waktu itu:

kawaguchiko-winter2013-30

Kalau soal oleh-oleh, di Kawaguchiko dan sekitarnya banyak ragamnya. Kami mampir ke beberapa toko untuk membeli buah tangan dan juga tentunya… mencicipi sendiri produk-produk mereka. Yang ini sangat saya sukai karena bentuknya yang langsung mengingatkan orang kepada daerah yang diwakilinya, dan juga karena… rasanya enak! Ada rasa cokelat, teh hijau, earl grey, vanila, stroberi… seingat saya.

kawaguchiko-winter2013-33

kawaguchiko-winter2013-32

Saya benar-benar kecantol dengan kota kecil ini dan berjanji kalau nanti ada teman lain ke Jepang, akan saya ajak ke kota ini juga. Indah, tenang, udaranya segar, ditambah lagi bersepeda dan banyak berjalan kaki di sini membuat sehat.

kawaguchiko-winter2013-29

Oya, sebagai catatan, Kawaguchiko tidak seperti di kota besar, di mana kita tersandung sedikit saja bakal menemukan kombini atau toko penjual peralatan sehari-hari lainnya. Di Kawaguchiko, Anda mungkin harus berjalan beberapa ratus meter atau bahkan kilometer sebelum menemukan kombini. Dan restoran atau tempat makan yang buka sampai jauh malam juga jarang. Jadi ada baiknya bersiap membawa cukup bekal untuk makan malam di penginapan, bila tidak mau bersusah-payah keluar malam-malam mencari makan. Dan juga tidak seperti di Tokyo, tidak semua restoran di Kawaguchiko memajang menu dan daftar harga di luar, jadi mungkin agak sulit mencari restoran yang pas dengan lidah dan kantong. Tapi kalau Anda pede mencoba, silakan saja!

Saya akan lanjutkan cerita tentang Kawaguchiko di post berikutnya!

8 Comments (+add yours?)

  1. t4tz18
    May 04, 2014 @ 08:26:50

    Ok! Fujiyama masup bucket list kalo InsyaAllah ke Jepang lagi…suka banget sama kota-kota kecil di Jepang🙂

    Reply

  2. helen
    Jun 27, 2014 @ 04:26:38

    kalau mau ke hakone sekaligus kawaguchiko apakah bisa? dan kalau bisa, lebih baik menginap di hakone atau kawaguchiko?

    Reply

    • lompatlompat
      Jun 27, 2014 @ 16:36:28

      Dalam sehari? Agak sayang sih rasanya. Di masing2 kota banyak yang bisa dinikmati. Kalau menginap dua2nya punya keasyikan tersendiri. Di Hakone banyak penginapan dan pemandian air panas tradisional. Di Kawaguchiko, Anda akan disapa pemandangan gunung Fuji yang sangat dekat🙂

      Reply

  3. sh3
    Oct 15, 2014 @ 01:55:14

    halo…mau tanya jadi sebenarnya kalau mau melihat gunung fuji dari dekat lebih baik dari kawaguchi atau hakone? oh ya, apa kalau qt di kawaguchi jg bisa mencicipi telur yg berwarna hitam itu?
    waktu akhir thn berapa derajat ya?
    terima kasih..

    Reply

    • lompatlompat
      Oct 18, 2014 @ 11:55:17

      Halo.. kalau mau melihat Gunung Fuji paling bagus dari Kawaguchiko. Kalau telur hitam itu… sepertinya ada di Hakone. Saya sih belum pernah menemukannya di Kawaguchiko…

      Reply

  4. MC
    Jan 14, 2016 @ 08:12:22

    Reblogged this on Sharing and Traveling and commented:
    i will read it once i got time.
    xx,
    mc

    Reply

  5. Syntha Danzo
    May 27, 2016 @ 05:27:53

    Halo, dari stasiun Kawaguchiko ke tempat2 di atas apakah bisa dijangkau dgn sepeda? trus onsennya banyak ga?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: