Club Street dan BooksActually

This post is about Singapore

Biasanya, bila ke Singapura, para wisatawan tidak lepas dari tempat-tempat seperti Orchard Road dan Sentosa Island.  Meskipun tempat-tempat itu memang bagus, Singapura masih menyimpan sejumlah ‘harta tersembunyi’ yang tidak kalah menawan, salah satunya adalah Club Street.

Club Street, Singapura

Salah satu sudut Club Street

Jalan ini kecil saja, juga sempit, tidak lebar seperti Orchard Road.  Bangunan-bangunannya kebanyakan adalah bangunan lama yang dipugar dan ‘disulap’ menjadi berbagai toko, kantor, restoran, dan kafe cantik.

Cara termudah mendatangi Club Street apabila Anda mengandalkan MRT di Singapura adalah: naik MRT jalur North East, yang di peta biasa ditampilkan sebagai jalur hijau, turun di stasiun Chinatown.  Keluar lewat gerbang menuju Pagoda Street, dan tembuslah China Square seraya mencoba menahan diri untuk tidak memborong berbagai barang-barang murah (untuk ukuran Singapura) yang ditawarkan para pedagang di kiri-kanan jalan.  (Ngomong-ngomong, saya sendiri lebih menyenangi suasana dan para pedagang di Chinatown, yang menurut saya lebih ramah daripada di pusat kota.)

Sri Mariamman Temple

Kuil Sri Mariamman di South Bridge Road

Di ujung jalan utama pasar, ada kuil Hindu, Sri Mariamman, yang dihiasi warna-warni indah.  Mungkin Anda ingin berhenti sejenak untuk mengaguminya.  Setelahnya, seberangi jalan (South Bridge Road), dan berbeloklah ke Mohamed Ali Lane. Susuri jalan kecil ini, dan di ujungnya Anda akan melihat sebuah bangunan yang – menurut tahun yang tertera di atas pintu utamanya – dibangun tahun 1928.  Gedung ini kini berfungsi sebagai apartemen.  Dan di sisi lain apartemen ini adalah Club Street.

Trotoar di Club Street

Trotoar di Club Street

Berkat arsitektur bangunan dengan bagian depan yang menaungi trotoar, kita pun bisa menyusuri jalan ini tanpa takut kepanasan atau kehujanan.

Tujuan utama kami hari itu adalah mengunjungi toko BooksActually, yang kami ketahui dari sebuah majalah yang kami baca di fX.  Untuk Anda yang gemar buku, toko yang mungil dan nyaman ini bisa jadi alternatif untuk toko-toko buku besar seperti Kinokuniya di Takashimaya, Borders di Wheelock Place, atau Page One di Vivo City.

Bagian depan BooksActually

Bagian depan BooksActually

Buku-buku sastra dan berbagai pernak-pernik lucu yang kebanyakan dibuat sendiri oleh Birds & Co, ditawarkan di lantai dasar.  Anda juga bisa menaiki tangga menuju lantai 2 & 3, tempat buku-buku non-sains dan barang-barang vintage dipajang.  Dengan 1.5 SGD Anda bisa membawa pulang pensil bertuliskan nama pengarang, dengan 2 SGD Anda bisa memboyong kartu pos berhiaskan foto pengarang favorit Anda atau ilustrasi dari buku-buku klasik.

Lantai dasar BooksActually

Lantai dasar BooksActually (ngomong-ngomong, yang di gambar ini bukan anggota Tim Lompat-lompat)

Di samping pintu depan, ada puisi-puisi yang dicetak pada lembaran-lembaran kertas.  Silakan mengambil dan memasukkan sumbangan serelanya ke dalam kotak yang disediakan, untuk membantu BooksActually menjalankan misinya memasyarakatkan sastra.

Kartu pos dan pensil dari BooksActually

Contoh kartu pos dan pensil bertuliskan nama pengarang yang bisa Anda beli di BooksActually

Lain waktu Anda ke Singapura, cobalah kunjungi jalan dan toko buku yang menawan ini, dan rasakan sekelumit kehidupan berbeda di Singapura yang jauh dari hiruk-pikuk Orchard Road.

4 Comments (+add yours?)

  1. Wenny P
    Sep 14, 2010 @ 14:24:55

    Wuah.. dapet referensi tempat baru buat dikunjungi😀
    Aku sempet punya beberapa kesempatan menyambangi Singapura,
    cuma sayangnya karena engga punya banyak referensi tempat buat dituju,
    jadi bingung mesti jalan ke mana.

    Kalau ada spot-spot lain yang bisa direferensi di Singapura, aku pasti baca😀
    Thank you for sharing ^^

    Regards, Wenny

    Reply

    • lompatlompat
      Sep 14, 2010 @ 14:35:17

      Pastinya, Wenny!🙂
      Sebenarnya banyak yang ingin diceritakan, tapi kebetulan para anggota tim Lompat-lompat lagi lompat-lompat ke arah yang berbeda-beda nih, jadi belum sempat cerita banyak lagi. Kapan-kapan ya🙂

      Reply

  2. Noctisette
    Dec 30, 2010 @ 13:09:13

    Wah, baru tahu ada tempat semacam BooksActually.. *padahal 3 tahun disana tapi ga pernah tahu*

    Besok kalo ada kesempatan ke Singapore musti kesana, udah lama nyari Ex Libris dan ternyata disana ada ;_;

    Reply

    • lompatlompat
      Jan 01, 2011 @ 14:18:37

      Iya, banyak yang mengira karena ‘Singapura’ kecil, maka daya tariknya ‘itu-itu saja’. Padahal banyak sudut dan tempat yang menarik dikunjungi, meskipun tidak terlalu terkenal. Di Hong Kong juga ada jalan semacam ini, yang dijuluki ‘No-Ho’ (North of SoHo). Kapan-kapan saya juga pengen ke sana, kalau ke Hong Kong lagi🙂

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: