Adam Lambert di F1 GP Singapura 2010
29 Sep 2010 Leave a Comment
in singapura Tags: concert, f1, hotel, konser, singapura
Setelah menonton F1 GP Singapura 2009 dan Travis tahun lalu, tahun ini pun anggota tim Lompat-lompat hadir di F1 GP Singapura 2010 untuk menyaksikan berbagai macam keriaan yang berlangsung selama perhelatan akbar tahunan itu. Tujuan utama tahun ini adalah… konser Adam Lambert! Penasaran dengan kisah lengkapnya? Ingin tahu hotel murah apa yang boleh dijajal di Singapura? Silakan klik foto Adam di bawah ini untuk menuju laporan yang ditulis Kaka Monyet Ajaib dalam bahasa Inggris di blognya.
F1 GP Singapore 2009
07 Jun 2010 1 Comment
in singapura Tags: f1, hotel, singapura

Tahun ini, 24-26 September 2010, akan berlangsung F1 GrandPrix Singapore lagi. Bila berminat, mungkin sudah dari jauh-jauh hari ini Anda harus merencanakan perjalanan, dan barangkali memesan tiket, untuk seri GP yang memikat dan unik karena berlangsung malam hari ini. Tahun lalu, saya dan teman-teman memesan tiket F1 melalui salah satu biro di Jakarta yang memang biasa membantu memesankan tiket untuk para peminat F1.
- Tiket F1 GP Singapore 2009
Kami langsung memesan tiket terusan untuk tiga hari, yang tiba dalam wujud kartu dari plastik keras (cocok sekali untuk dikoleksi) sekaligus tali gantungan leher. Sebenarnya, dari pengalaman kami, pada hari-H pun masih banyak tiket yang dijual (baik untuk harian maupun untuk 2-3 hari sekaligus), sehingga mungkin ada kemungkinan bila Anda datang tanpa memesan tiket terlebih dahulu, Anda masih tetap bisa dapat tiket. Tapi, yah, kami ambil aman saja saat itu. Sebetulnya ada pula yang menyediakan paket sekaligus pesawat dan hotel, namun kami memilih untuk mencari sendiri tiket pesawat dan tempat menginap untuk menghemat biaya.
(Hotel pilihan kami adalah Value Hotel di Balestier Road: baru, bersih, dan cukup murah, meskipun agak jauh dari tempat-tempat atraksi utama Singapura. Nilai plusnya adalah: daerah tempat kami menginap itu tenang, karena bukan daerah lampu merah atau perbelanjaan.)
Kami memilih duduk di Bay Grandstand, yang tiketnya tergolong murah – meski sambil tetap menatap iri orang-orang yang duduk di bagian-bagian yang lebih mahal tiketnya, hehehe. Meskipun murah, bukan artinya pelayanan yang diberikan sembarangan saja. Semua teratur rapi.
Di tiket, misalnya, ditunjukkan tempat kami duduk yang diberi nomor dan kode warna. Jadi, tidak bisa sembarangan duduk (seperti yang kami alami saat menonton A1 GP di Sentul). Kami pun tetap mendapat akses untuk berbagai pertunjukan hiburan yang diadakan gratis bagi para pemegang tiket menonton F1. Daftar musisi atau seniman yang turut memeriahkan GP ini juga bisa jadi salah satu alasan kita bergegas membeli tiket GP.
Salah satu penampil tahun lalu adalah Travis, band asal Skotlandia yang saya sukai sejak 1990-an. Begitu balapan usai, kami tergopoh-gopoh menempuh jalan yang cukup jauh menuju The Padang, tempat Travis berpentas malam itu. Pertunjukan band kesayangan di tempat terbuka di bawah langit malam sungguh ini menambah kegembiraan hati saya sebagai penonton GP.
Pemerintah Singapura pun all-out dalam mendukung acara yang jelas mendatangkan mereka banyak devisa ini. Rute bis diatur ulang dengan rapi, bahkan ada bis yang tersedia gratis untuk penonton, yang amat berguna bila kita hendak pulang ke hotel namun hari sudah terlalu malam sehingga sulit memperoleh angkutan umum. (Maklum, namanya juga GP malam hari. Kami betul-betul jadi kalong selama penyelenggaraan GP ini.) MRT beroperasi lebih lama dari biasa. Pokoknya, penonton GP tidak perlu pusing-pusing memikirkan hal lain selain bersenang-senang.
Nah, bila Anda datang ke Singapura pada saat GP F1 berlangsung namun tidak hendak menonton acara olahraga ini, mungkin sebaiknya diingat: banyak akses jalan yang ditutup selama penyelenggaraan GP, termasuk yang menuju tempat-tempat kenamaan di Singapura seperti Merlion di depan Fullerton Hotel. Kebetulan trek balapan ini menggunakan jalanan yang sehari-harinya dipakai untuk kepentingan umum, bukan trek khusus. Jadi, sebaiknya rancang perjalanan Anda dengan berhati-hati, agar tidak ‘kecele’ nantinya. Dan meski bukan penonton yang memegang karcis, Anda juga bisa menikmati berbagai sajian seperti pameran foto F1 di Orchard Road, pameran mobil F1, atau sekadar belanja oleh-oleh F1 mulai dari gantungan kunci sampai kaos.
Posted by Tante Guru





Komentar pelompat